Timeline Legalitas

Perjalanan legalitas Kenanga Residence merupakan proses panjang yang dipengaruhi oleh berbagai dinamika, baik internal maupun eksternal.

Melalui timeline ini, kami ingin menyampaikan secara terbuka bahwa proses yang berjalan adalah nyata, bertahap, dan terus diupayakan hingga saat ini.


2019 – Awal Pengembangan & Dasar Legalitas

  • Dilakukan perjanjian jual beli antara pengembang dengan pemilik lahan (Agus, Amin, dan Yanti) melalui notaris
  • Lahan memiliki dasar kepemilikan yang jelas (APHB tahun 2017)
  • Dimulainya perencanaan dan pengembangan proyek

πŸ‘‰ Catatan:
Secara hukum, objek tanah memiliki riwayat yang jelas dan sah


2020 – 2021: Masa Awal Proses & Dampak Pandemi

  • Anggaran legalitas dan perizinan telah dibayarkan
  • Namun terdapat kendala dari tim internal yang tidak menjalankan amanah dengan baik sehingga pekerjaan tidak terselesaikan optimal
  • Di sisi lain, terjadi Pandemi COVID-19 yang berdampak luas:
    • Proses administrasi di berbagai instansi mengalami keterlambatan
    • Aktivitas pemerintahan terbatas
    • Prioritas bergeser ke penanganan pandemi

πŸ‘‰ Dampak:
Proses pengurusan dokumen legalitas tidak dapat berjalan optimal dan mengalami keterlambatan sejak tahap awal


2021 – Awal Munculnya Kendala Eksternal

  • Mulai muncul permasalahan dari pihak eksternal
  • Proses administrasi mulai terdampak, khususnya di tingkat kelurahan

πŸ‘‰ Dampak:
Pengurusan legalitas mulai mengalami hambatan administratif


2022 – 2024: Proses Berjalan di Tengah Konflik Eksternal

  • Sebagian proses legalitas tetap berjalan:
  • Β Beberapa AJB konsumen berhasil diselesaikan

πŸ‘‰ Makna penting:
Ini merupakan bukti nyata bahwa secara sistem, legalitas dapat diselesaikan apabila kondisi kondusif

  • Namun secara bersamaan terjadi konflik eksternal:
    • Permasalahan dengan pihak luar (ahli waris & pihak ketiga: Her*an, Ap*y, D*ny)
    • Muncul klaim dan gangguan terhadap proses legalitas
    • Proses administratif di lapangan menjadi tertahan
    • Pihak kelurahan beberapa kali menahan proses
    • Dilakukan mediasi berulang
  • Bahkan:
    • Perwakilan konsumen juga sempat ikut dalam proses mediasi

πŸ‘‰ Dampak:
Proses legalitas tidak dapat berjalan normal karena harus menunggu penyelesaian sengketa dan sangat bergantung pada dinamika lapangan


2024 – 2025: Proses Hukum & Gugatan Pengadilan

  • Permasalahan berlanjut ke ranah hukum (gugatan pengadilan)
  • Dalam proses tersebut:
    • Dokumen legalitas lahan sempat diambil secara sepihak oleh pemilik tanah

πŸ‘‰ Dampak:
Menghambat proses administratif karena menyangkut dokumen utama


2025 – Upaya Perdamaian

  • Telah terjadi kesepakatan perdamaian dengan pemilik tanah (Agus dan Yanti)
  • Menyusul kemudian perdamaian juga dilakukan dengan Amin
  • Seluruh kesepakatan:
    • Dibuat secara tertulis
    • Dituangkan di atas materai

πŸ‘‰ Fakta penting:
Secara prinsip, konflik telah menuju penyelesaian secara damai

  • Namun:
    • Amin secara sepihak membatalkan kesepakatan tersebut hanya dalam waktu 1 hari setelah penandatanganan

πŸ‘‰ Dampak:
Proses yang seharusnya dapat segera pulih kembali mengalami hambatan


2026 – Kepastian Hukum (Putusan Kasasi)

  • Perkara hukum mencapai tahap kasasi
  • Putusan Kasasi telah inkracht (berkekuatan hukum tetap)
  • Dan dimenangkan oleh pihak kami (Taufik)

πŸ‘‰ Makna penting:

  • Memberikan kepastian hukum
  • Menjadi dasar kuat untuk melanjutkan proses legalitas secara lebih solid

Kondisi Saat Ini

  • Proses legalitas kembali berjalan dan terus diupayakan
  • Fokus pada:
    • Administrasi dasar (sporadik, riwayat tanah, dll)
    • Tahapan menuju sertifikat (SHM)

πŸ‘‰ Penegasan:
Proses ini tidak berhenti, melainkan sedang berjalan bertahap


Penegasan Penting

Dari seluruh perjalanan di atas:

  • Keterlambatan bukan karena kelalaian semata
  • Melainkan akibat:
    • Kendala internal di awal
    • Dampak pandemi (COVID-19)
    • Konflik eksternal yang kompleks
    • Proses hukum yang panjang
    • Hambatan administratif di instansi

Bukti Nyata

Beberapa AJB yang telah selesai menjadi bukti bahwa:

πŸ‘‰ Jika kondisi kondusif, legalitas dapat diselesaikan


Komitmen Kami

Kami tetap berkomitmen untuk:

  • Menyelesaikan proses legalitas secara bertahap
  • Menjaga keabsahan dan keamanan dokumen
  • Menjalankan kewajiban kepada seluruh konsumen

Dan perlu kami sampaikan secara terbuka:

Tidak ada keuntungan bagi kami untuk menunda proses ini.
Sebaliknya, semakin lama proses berjalan, semakin besar beban waktu, biaya, dan tanggung jawab yang kami tanggung.


Penutup

Kami memahami bahwa perjalanan ini tidak mudah.

Namun kami mengajak seluruh konsumen untuk melihat secara utuh:

πŸ‘‰ Proses ini nyata dan terus berjalan
πŸ‘‰ Kendala yang terjadi bersifat faktual
πŸ‘‰ Penyelesaian tetap menjadi komitmen kami